Tentang saya

http://pelepaspenat.blogspot.com/p/sekilas-tentang-saya.html
Breaking News
Loading...

Batas Waktu Yang Tersisa Untuk ku

21.40
Aku duduk diantara titik kerinduanku pada Allah,dan titik dimana aku bermula sebagai manusia.Kesan pertama yg ada adalah ketidak tauan.aku merasa tersesat ditempat yg asing,mengalami kebingungan dalam melangkah dan kehabisan kata kata untuk sekedar bertanya.
Umur duniaku adalah 31,namun aku masih saja menganggap diriku berada diantara titik ini dan itu.Aku sangat konsisten dengan hal ini,bukan karena aku takut akan kematian,akan tetapi aku sangat mencintai kematiaan.Dan aku tidak ingin ada langit yg membatasi ku dan sedikit takut waktu ku habis karena kesahku.
Aku adalah kerudung, tapi aku bukanlah gamis, rok panjang berumbai rumbai dan kaos kaki di dalamnya. Aku adalah wajah dan telapak tangan, aku selalu dikelilingi orang orang yg mengasihi dan mencintaiku, dikelilingi buku buku berdebu, hanya untuk melepas sejenak rintih pilu yg menyerang isi kepalaku.
Aku suka menyendiri, menyimpan apapun dgn sendiri, tp aku berjalan dengan tegap menentukan arahku dgn pasti.
Hidup ini adalah pukul 05.00 - 00,17 bagiku, dan aku adalah manusia yg berangkat dan kembali pulang pada kedua waktu itu.
Aku selalu berharap apa yg kudapat adalah sesuai dengan apa yg kuusahakan.Dikehidupanku pun aku tidak ada malam,karena sebenernya terlalu berat bagiku untuk melupakan apa yg terjadi pada saat kutidur.
Aku adalah biasa...tak pernah berusaha cantik dihadapanmu, tdk juga berusaha pintar, dan juga tidak pernah berusaha berkesan mempesona didepanmu. Memang baiknya seperti itu, karena aku hanya seorang yg telah menunggu batas waktu ,dan aku sedang berusaha kembali dan terbebas dari pengasingan dan keterasinganku.dan dirimu akan membuatku semakin lama berada disini,maka kasihanilah aku ,karena aku hanya seekor semut kecil yg menanti pembebasan dan segera pergi...
Mataku mengejab, dan langit langit yg kupandangi adalah benar langit yg membatasi waktu ku untuk melamunkan kata kata yg kusampaikan padamu. Dan aku sadar pada sebuah kesimpulan bahwa sejauh ini aku sedang sangat berusaha untuk enjadi aku yg mencoba menjalani takdirku.
Aku hanya sekedar mencoba menjalani takdirku, berjalan kerahnya, menerima, mencoba, merubah dan bahkan mengambil peluang dari setiap ketentuanNya.
Aku adalah dua buah kata , yg kubisikkan padamu saat awal kubercerita...

~ Solo...,19 Agustus 2014.~
PANDAN SEKAR WANGI
*note catatan seorang sahabat yg sangat membuatku merenung dan terpukau.
Comments
9 Comments

9 komentar :

  1. mantap sob jadi inget deh aku hehehehe mantap teruskan sob

    BalasHapus
  2. Ada yang bilang, arti hidup adalah membuat hidup jadi berarti.
    Memang kalo menguak misteri hidup, dan menyelami apa sebenarnya hidup itu? rasanya tak cukup hanya dengan waktu 24 jam dalam sehari. Kalo boleh usul, Kenapa tidak 1000 jam dalam sehari?
    Walau bagaimanapun kesempatan itu semakin sempit, dan kita harus bisa memanfaatkannya dengan sebaik mungkin. Tetap ingat kepada yang memberi hidup.

    Terima kasih atas bahan renungannya sobat, bermanfaat sekali.

    >> Keep PEACE and LOVE buat Semesta Alam beserta Isinya.

    BalasHapus
  3. Akhirnya tiba di pulau prayuza dari tade berselancar,, heheheh...
    mantab sob... kren..

    BalasHapus
  4. mantap dan keran blognya prayuja, salam kenal n sukses selalu

    BalasHapus
  5. wah semoga menjadi lebih tawakal ya jngan selalu mengeluh dengan apa yg sedang di terima dan di jalami....salam heppy blogwalking

    BalasHapus
  6. Furawa>makasih sob..
    Eka>terima kasih ku juga untuk mu sob eka dan sahabatku Pandan..

    BalasHapus
  7. Tiada seorangpun yang mengetahui batas usianya, perlu muhasabah/evaluasi diri dan terus memperbaiki diri

    Salam ukhuwah

    BalasHapus

terima kasih atas komentarnya

 
Toggle Footer